First Drive : Nissan Note e-Power, Simple But Sustainable

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com –  Autoplusid.com dan Media Nasional diberikan kesempatan oleh PT Nissan Motor Indonesia untuk mengetes Nissan Note e-Power di seputaran ICE BSD, Tangerang (13/11/2017). Nissan Note e-Power adalah bukti keseriusan Nissan dalam mengembangkan e-Mobility di Indonesia yang dimana akan terus berkembang hingga beberapa tahun kedepan. Mobil ini mengambil basis dari Nissan Note standar namun dengan tambahan motor Listrik sebagai penggerak dan generator nya.

Mesin dari mobil ini diambil dari mesin Nissan Note yaitu berkode HR12DE, 1.200 cc tiga silinder dengan kombinasi Motor Listrik. Berdasarkan situs Paultan.org dan Nissan Jepang, total tenaga yang dihasilkan dari Nissan Note adalah 109 PS dengan Torsi 254 Nm yang disalurkan sepenuhnya ke Motor Listrik.

Menggunakan mesin berkode HR12DE yang sama seperti yang digunakan oleh Nissan March, namun menggunakan motor listrik.
Menggunakan mesin berkode HR12DE yang sama seperti yang digunakan oleh Nissan March, namun menggunakan motor listrik.

Bagaimana rasa berkendara dari Mobil ini? Impresi awal kami mengendarai mobil ini terasa sekali mobil ini memiliki karakter berkendara yang sangat baik, khususnya di Ibukota maupun kota besar dengan tingkat kepadatan yang sangat tinggi, belum lagi Dimensi mobil yang kompak jg memudahkan kita dalam menghadapi kepadatan Kota besar khususnya Jakarta.

Kunci kehalusan dari Mobil ini sadalah knop biru silver ini dengan tiga mode berkendara
Kunci kehalusan dari Mobil ini sadalah knop biru silver ini dengan tiga mode berkendara

Tenaga yang dihasilkan juga sangat baik dan terasa cukup positif bahkan kami merasa Tenaga yang dihasilkan sangat memadai sejak putaran bawah. Hal tersebut ditunjang juga dengan penggunaan motor listrik yang menyalurkan tenaganya secara halus, namun sayangnya karena keterbatasan area pengetesan, kami tidak bisa merasakan mobil ini secara komprehensif. Pada unit Nissan Note e-Power yang kami gunakan memiliki tiga mode berkendara yaitu Eco, Normal dan Sport.

Segala informasi terkait dengan status maupun kondisi penggunaan e-Power, terpusat di Instrumen yang terintegrasi oleh MID
Segala informasi terkait dengan status maupun kondisi penggunaan e-Power, terpusat di Instrumen yang terintegrasi oleh MID

Pada tiga mode berkendara tersebut yang kami anggap sangat layak untuk digunakan secara harian adalah mode Normal karena sangat memadai di Jalan Raya dengan tenaga yang sangat seimbang. Saat mode Eco mobil secara bertahap akan menahan putaran mesin seefisien mungkin untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar yang sangat baik, namun di saat berpindah ke Mode Sport, Torsi 240 Nm yang dihasilkan oleh kombinasi Tenaga Mesin dan Listrik terasa sangat kuat melajukan mobil ini bahkan Tenaga yang terasa juga terus mengisi sejak putaran bawah sehingga mobil ini terasa Effortless. Hal tersebut juga dibuktikan oleh pihak R&D dari Nissan yang mencobanya di sirkuit tertutup.

Di Negara asalnya, Jepang, Nissan Note e-Power merupakan salah satu mobil dengan konsumsi bahan bakar yang paling efisien terlebih mobil ini mampu menempuh 37,2 Km/L dalam setiap liter bensinnya berdasarkan hasil riset dari lembaga Transportasi Jepang. Jika Nissan Note e-Power mempunyai kapasitas tangki sebanyak 41 Liter artinya, mobil ini secara matematis mampu menempuh jarak sejauh 1.525 Km, yang setara dengan perjalanan dari Pelabuhan Merak, Banten hingga Mandalika, Nusa Tenggara Barat tanpa harus berhenti di Pompa Bensin.

Secerah Harapan terbuka lebar dengan perubahan skema insentif teradap kendaraan ramah lingkungan
Secerah Harapan terbuka lebar dengan perubahan skema insentif teradap kendaraan ramah lingkungan

Berdasarkan harga dari Jepang, Nissan Note e-Power mempunyai rentang harga mulai dari 1.9 jutaan yen hingga 2,5 jutaan yen. Harga ritel tersebut sudah termasuk dengan insentif dan lainnya di Jepang, dalam rupiah harga tersebut setara dengan 250 juta hingga 320 juta. Jika diasumsikan masuk Indonesia dengan aturan pajak yang baru nantinya mungkin hanya akan terpaut setidaknya 10-15% dari harga jual dengan asumsi penyesuaian tarif pajak dan contribution margin, rasanya harga 275 juta hingga 300 juta masih masuk akal dengan teknologi yang ramah lingkungan.

Lantas, Bagaimana kesimpulan kami terhadap Nissan Note e-Power? Well, Mobil ini adalah mobil ramah lingkungan pilihan terbaik untuk keadaan Infrastruktur yang masih minim seperti Indonesia dan momentum masa peralihan akan elektrifikasi Otomotif yang akan terus berlanjut, belum lagi Pemerintah Indonesia sudah memberikan kepeduliannya terhadap prinsip berkelanjutan pada Otomotif. Dukungan dari Pemerintah tersebut sudah dijanjikan juga dengan peraturan Fiskal terkait Kendaraan Ramah Lingkungan yang akan mendapatkan insentif pajak sehingga Harga dari Nissan Note e-Power akan semakin Elastis dan Terjangkau.

About Reyhan Apriathama 112 Articles
Seorang Test Driver penggemar yang suka dengan German Engineering dan masih berstatus single. Suka banget sama SUV dan Double Cabin apalagi buat kepentingan roadtrip.