Komparasi : All New Kijang Innova vs Mazda Biante SkyActiv

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Sebenarnya ini bukanlah komparasi mobil yang berformat sama. Namun, sesungguhnya, mereka sama-sama berada dikelas Medium MPV, hanya berbeda format saja. Mazda Biante berformat boxy MPV berpenggerak depan dan bersasis monokok. Sementara itu, dari kubu Toyota, All New Kijang Innova berformat model khas MPV biasa dengan penggerak belakang dan bersasis ladder frame.

Dari sini saja sudah terlihat bahwa mereka berbeda peruntukan. Innova lebih tangguh ketika membawa banyak penumpang dan berground clereance tinggi. Biante lebih nyaman ketika membawa penumpang namun dengan ground clereance yang lebih rendah. Kedua mobil ini memiliki harga yang tidak terpaut jauh sehingga kami pun mengkomparasikannya. Mana yang lebih baik?

Desain eksterior

20160216100156

All New Kijang Innova memiliki desain yang fresh dan cukup sporty. Tidak seperti pendahulunya yang tampilannya agak membulat, kini ia tampil dengan desain yang agak mengotak dan banyak lekukan tajam khas bahasa desain keen look. Di bagian depan, Innova Q yang kami komparasikan ini telah memiliki headlamp projector dan LED DRL. Grill trapezodialnya sepintas mirip dengan desain Yaris lele.

Lampu seinnya tidak terdapat diheadlamp, akan tetapi kini disematkan di samping foglamp. Desainnya sepintas mirip dengan lampu Grand New Kijang Innova. Kesamping, guratan bodynya masih mirip Innova old. Dengan penyegaran di beberapa garis body membuatnya lebih segar. Walaupun masih mempertahankan ciri khas Innova old.

Aplikasi pilar C berbentuk mirip Ertiga menyegarkan tampilannya. Velgnya untuk varian Q Diesel ini sudah berukuran 17 inci. Terlihat pas dengan body bongsornya itu. Kebelakang, saatnya kita bersedih. Desainnya aneh, lampu belakangnya seperti taring dan reflektor yang memanjang membuatnya terlihat agak canggung. Syukurlah, roof spoiler sudah tersedia disini.

images (12)

Mazda Biante Skyactiv hadir dengan wajah Kodo Design yang merupakan bahasa desain global Mazda. Hal ini mudah ditemukan di desain grill yang besar. Desain grill lebarnya itu membuat tampangnya agak aneh dan terlihat seperti kebesaran grill. Namun Mazda membutuhkan format ini untuk mengalirkan udara segar yang lebih banyak ke mesin, mengingat kompresinya cukup tinggi.

Sisanya, sama dengan non Skyactiv, seperti aplikasi kaca floating roof, lampu belakang memanjang dan desain velg unik. Meski hanya berukuran 16 inci saja, namun sudah terlihat pas di body Biante yang minim lekukan. Desain belakangnya lebih baik dibandingkan Innova. Desain lampu memanjang memang menarik, namun, ciri khas body boxy tidak bisa disembunyikan disini yang terlihat datar.

Penilaian Desain Eksterior

All New Innova : ****

Mazda Biante Skyactiv : ***

Desain Interior

images (16)

Interior Innova baru jauh lebih modern dan berkelas dibanding pendahulunya yang sama sekali tidak modern dan kurang mewah. Kini, desainnya jauh lebih ciamik dibanding sebelumnya. Menarik, khusus Type Q, anda akan mendapatkan wooden panel yang terlihat mewah. AC Climate Control juga masih disematkan disini. Hanya saja, kini desainnya jauh lebih modern. Speedometernya sudah dilengkapi MID dan TFT. Desainnya juga keren. Cooler box juga tersedia disini. Hanya saja, soal kualitas bahan, ia biasa saja.Panel plastiknya bertaburan dimana – mana. Sangat disayangkan mengingat harganya telah melampaui 400 juta.

images (14)

Interior Biante tidak istimewa. Namun, penggunaan body boxy membuat visibilitasnya sangat baik. Desain speedometernya juga keren, apalagi ketika dilihat dimalam hari. Selebihnya, ia terasa biasa saja dan tidak istimewa soal desain dan kualitasnya. Namun syukurlah, aplikasi roof monitor sedikit menolong poinnya. Dan asyiknya lagi, visibilitasnya lebih baik ketimbang Innova.

Penilaian Desain Interior

All New Innova : ****

Mazda Biante Skyactiv : ***

Akomodasi

images (19)

Akomodasi merupakan hal terpenting dalam memilih suatu kendaraan, terutama MPV. Para kompetitor dikelas ini menyuguhkan akomodasi yang lebih baik ketimbang LMPV. Sehingga bisa mengangkut barang bawaan dan penumpang lebih banyak. Biante misalnya, dengan body boxynya itu memang membuat penampilannya kurang menarik. Namun, soal akomodasi, dia jawaranya. Headroom dan legroom luas tersedia disemua baris sehingga para awak kabin tidak perlu beradu dengkul ketika diisi fully loaded. Klaimnya, ia mampu mengangkut 8 penumpang. Dengan konfigurasi jok 2-3-3.

images (18)

Namun uniknya Biante, jok baris keduanya bisa dipisah sehingga hanya mampu mengangkut 7 orang penumpang saja dengan konfigurasi 2-2-3. Innova baru ini memang lebih lega ketimbang pendahulunya. Legroom baris kedua memang masih bisa menyamai. Namun, untuk urusan baris ketiga, ia kalah dibanding Biante. Type Q memiliki konfigurasi jok 2-2-2 dengan captain seat di row kedua. Untuk varian dibawahnya karena tidak mengadopsi captain seat, maka akomodasi penumpangnya bertambah satu menjadi 7 penumpang. Overall, Innova saja sudah lega dan ternyata, Biante menawarkan kelapangan kabin yang lebih dibanding sang “The Legend Reborn” itu.

Penilaian Akomodasi

All New Innova : ****

Mazda Biante Skyactiv : *****

Kepraktisan

toyota-all-new-kijang-innova-q-bagasi537

All New Kijang Innova memiliki kepraktisan yang baik. Cup holder tersedia diseantero kabin. Ia juga sudah memiliki cooler box yang ditempatkan diatas glove box yang memiliki pemberat. Bangku baris ketiganya memiliki mekanisme pelipatan yang sama dengan versi sebelumnya. Meski sama – sama menyamping, namun kini bangkunya lebih enteng ketika dilipat karena sudah menggunakan sokbreker. Bangku baris keduanya sudah mengadopsi one touch tumble sehingga lebih praktis kala harus membawa barang lebih banyak atau ketika ingin ke baris ketiga.

Cup holder juga berlimpah dan bahkan di baris kedua khusus type Q akan mendapat cup holder untuk dua tempat minum. Lalu ada juga meja lipat yang mampu menampung beban hingga 10 kg. Biante memiliki pintu geser elektris sehingga lebih berkesan mewah dan praktis. Akan tetapi, Biante justru agak berbeda soal pelipatan bangku. Bangku baris ketiganya hanya bisa di geser maju – mundur dan alasnya bisa dilipat untuk memaksimalkan bagasi.

images (21)

Akses baris ketiganya juga tidak sepraktis Innova. Bangku row keduanya hanya bisa dilipat setengahnya saja dan untuk masuk ke row ketiga, cukup digeser maju sehingga tersedia akses ke belakang walau tak sebesar Innova. Bangku ini juga bisa digeser untuk mengakomodir 3 atau hanya 2 orang saja. Bahkan, jika direbahkan, bangku ini bisa disulap jadi tempat tidur. Unik, namun kurang praktis jika dibandingkan Innova. Jumlah storagenya juga tidak sebanyak Innova. Maka dari itu, ia harus mengalah dari Innova.

Penilaian Kepraktisan

All New Innova : *****

Mazda Biante Skyactiv : ****

Performa

images (17)-1

Kami sengaja memilih Innova type Q diesel untuk melawan Biante Skyactiv. Alasannya, pemilihan mesin ini membuat harga mereka tidak berbeda jauh dan membuat pertarungan semakin seru. Mesin ini merupakan mesin baru yang menggantikan generasi KD. Kini ia berkode GD yang diklaim lebih irit dan berperforma.

Dengan kapasitas 2.400 cc memang lebih kecil 100 cc ketimbang pendahulunya. Namun tenaga dan torsinya naik drastis dari sebelumnya hanya 102 dk dan 265 nm menjadi 150 dk dan 400 nm. Angka itu terdengar fantastis untuk sebuah Innova. Dipadukan dengan transmisi 6 speed automatic membuatnya tidak kehilangan tenaga.

Menurut data tes Otodriver.com, akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam waktu 12,3 detik. Angka ini naik drastis jika dibandingkan dengan pendahulunya yang baru tuntas diatas 20 detik. Memang terdengar tidak fantastis, namun ini disebabkan oleh perpindahan gigi yang baru dilakukan di 4.000 rpm dan ingatlah bahwa body Innova ini juga terbilang bongsor.

Mungkin jika anda memakai paddle shift, akselerasinya mungkin bisa dipertajam lagi. Konsumsi bbm luar kotanya juga irit. Mencapai sekitar 18 km/l! Pernahkah anda berfikir Innova bisa seirit itu? Biante menggunakan mesin baru yang berteknologi Skyactiv seperti mobil Mazda lainnya. Mesin ini memuntahkan tenaga 150 dk dan torsi 190 nm.

images (15)

Ingat, ini adalah mesin bensin, bukan diesel seperti Innova. Dipadukan dengan transmisi 6 speed automatic membuat akselerasi 0-100 km/jamnya ditempuh dalam waktu 11 detikan menurut beberapa sumber yang kami baca. Ia bahkan lebih cepat hampir sedetik dari Innova. Body lebih ringan sepertinya cukup mempengaruhi catatan akselerasinya.

Konsumsi bbm luar kotanya menurut sumber yang berbeda sekitar 15 km/l. Body boxynya sepertinya membuat ia kesulitan saat dibawa cruising ditol.     Teknologi i-LOOP dan Skyactiv sepertinya membantu di dalam kota, tetapi ditol, ini tidak terlalu membantu.

Penilaian Performa

All New Innova : *****

Mazda Biante Skyactiv : ****

Kenyamanan

Kenyamanan menjadi faktor krusial dikelas ini. Bantingan Innova memang terkenal empuk dari generasi pertama walau membuatnya agak limbung. Di generasi ini, ia semakin nyaman. Bantingan suspensinya terasa sangat lembut. Namun karakter penggerak belakang yang kadang terasa agak kasar saat melewati lubang cukup mengganggu membuatnya tidak senyaman Biante.

Sang Skyactiv hadir dengan body monokok membuatnya terasa lebih nyaman ketimbang Innova. Bantingan suspensinya juga sama – sama empuk. Namun tetap saja, karakter monokok lebih nyaman ketimbang ladder frame sehingga pada poin ini, Biante lebih unggul sepoin dari Innova.

Penilaian Kenyamanan

All New Innova : ****

Mazda Biante Skyactiv : *****

Fitur

Innova Interior_11_1

Innova Q diesel merupakan flagship dari keluarga Innova. Fiturnya sangat lengkap, All Auto Window, Hill Start Assist, Vehicle Stability Control, ABS, EBD, 6 Airbags, Smart Key, Start/Stop Button, Welcome Light, Headlamp projector with LED DRL, ISOFIX, Auto AC, Smart Close Back Door System yang akan menutup bagasi secara otomatis ketika bagasi tidak tertutup rapat, paddle shift, Emergency Brake Signal dan tombol audio setir juga sudah dimilikinya.

Biante juga termasuk lengkap ada ABS, EBD, BA, i-LOOP, dual airbags, VSC, Hill Launch Control, lampu xenon, i-STOP, paddle shift, indikator eco, AC Climate Control, dan sensor lampu. Untuk urusan hiburan, Innova juga lengkap. Headunitnya memiliki fitur Miracast yang menampilkan tampilan serupa dengan smartphone yang anda hubungkan, selain itu ia juga memiliki port HDMI, Bluetooth, Voice Command, Air Gesture, USB, SD Card, Aux in, DLNA, Toyota Move, Internet dan CD dan DVD juga bisa diputar disini.

2013_10_14_10_04_24_20131014_BianteSkyactiv-04

Jika melirik ke Biante maka akan terasa biasa saja dan fitur audionya standar saja, hanya bisa memutar CD, DVD, MP3, USB, Aux in dan monitor touchscreen. Satu hal yang tidak dimiliki Innova adalah fitur GPS dan ketersediaan roof monitor juga absen di Innova. Namun, Innova kembali membalas dengan mode mengemudi dan Ambient Light. Kedua fitur itu membuat Biante hanya bisa meratapi keadaan.

Penilaian Fitur

All New Innova : ******

Mazda Biante Skyactiv : ****

Harga

Harga Innova Q Diesel Automatic berada dikisaran 424 juta. Sementara itu Mazda Biante sedikit lebih mahal, yakni 428 juta. Jika melihat fitur, Innova jauh lebih unggul dengan harga lebih murah. Namun, jika melihat kenyamanan, Biante merupakan pilihan tepat.

Kesimpulan

Meski berbeda format, namun rentang harga yang mirip membuat kami berani mengkomparasikan mereka berdua. Meski sama – sama dikelas Medium MPV, namun mereka beda peruntukan. Innova mengandalkan sasis ladder frame yang dipadukan dengan gerak roda belakang yang terkenal tangguh dan biasa digunakan di mobil komersil.

Sementara itu, Biante lebih mengandalkan sasis monokok dengan gerak roda depan layaknya sedan. Maka, jika anda mencari kenyamanan dan akomodasi lapang, Biante jawabannya. Lalu untuk anda para pengincar kepraktisan, fitur lengkap dan mesin bertenaga dan irit, maka Innova merupakan pilihan tepat. Maka dari itu, tahta pertarungan ini pun jatuh ditangan All New Kijang Innova. Biante bukannya jelek, namun ia kalah disektor fitur dan kepraktisan yang kurang baik. Semoga saja generasi baru Biante memiliki kepraktisan yang lebih baik ketimbang generasi sekarang.

Peringkat

1.All New Kijang Innova Q Diesel matic

(+) Fitur berlimpah, konsumsi bbm, kepraktisan, harga

(-) Akselerasi, karakter sasis, akomodasi

2.Mazda Biante Skyactiv

(+) Akomodasi lapang, akselerasi responsif, kenyamanan

(-) Kurang praktis, konsumsi bbm, desain, harga

*foto berwatermark otodriver.com merupakan milik dan hak otodriver

About Hanif Mulia Ramadhan 90 Articles
Seorang remaja tanggung yang sangat menyukai dunia otomotif sejak kecil dan bercita cita ingin menjadi desainer mobil. Sangat suka dengan mobil - mobil jdm yang sporty dan american muscle yang gagah.