Komparasi : Grand New Veloz vs New Ertiga Dreza vs New Mobilio RS

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Persaingan di segmen Low MPV (LMPV) kian panas. Setelah Toyota meluncurkan Grand New Avanza dan Veloz, Suzuki juga melansir flagship yang diberi nama Ertiga Dreza dan Honda juga meluncurkan New Mobilio. Grand New Avanza dan Veloz diberi desain eksterior baru, mesin yang lebih powerful dan irit dan penambahan beberapa fitur lainnya. Sementara itu Dreza dibekali eksterior yang berbeda dari Ertiga standar dan interior yang lebih mewah. New Mobilio menghadirkan desain spion baru yang menyerupai Jazz, pelek baru dan interior yang baru. Jadi siapakah yang terbaik?

Desain Eksterior

 

Desain eksterior Grand New Veloz hadir dengan aroma sporty yang mencuat di depan yang sepintas mengingatkan kita dengan Toyota Vios. Aplikasi headlamp projector kian menambah unsur sporty. Bagus memang, tetapi desain luar Veloz ini bukan selera banyak orang terutama bagi mereka yang menyukai desain elegan. Ke belakang aplikasi reflektor dan lampu baru membuatnya lebih segar dan backdoor handle juga diperbaharui desainnya. Peleknya juga baru dengan aksen two tone yang berbentuk ‘pisau blender’ yang sedang ngetren saat ini.

Di kubu Suzuki, Ertiga Dreza tampil dengan desain kontroversial. Desainnya bukan selera banyak orang. Terutama bagian depannya. Namun aplikasi chrome membuatnya tampak mewah walau bagi beberapa orang wujudnya terlalu overchrome. Desain depan sangat berbeda dengan Ertiga biasa. Grill, bumper terlihat meniru desain Peugeot RCZ. Pelek bermotif ‘pisau blender’ juga hadir di Dreza. Dibelakang chrome-nya makin menyilaukan namun desain belakangnya tidak sekontroversial depannya.

Sementara desain Mobilio RS facelift (2017) kali ini, sepertinya Honda lebih fokus ke desain exterior, terutama untuk bagian depan yang desain headlamp berubah dengan LED Stripe, grill berubah juga desainnya, begitu juga kap mesin dan spakbor. Namum sayang, untuk versi sebelumnya honda menyemakan lampu depan bertipe projector headlamp untuk varian RS, kini sudah tiada. untuk bagian samping, tidak ada perubahan yang banyak, yaitu hanya spakbor yang berubah dan velg saja yang ukurannya sama namun kini memiliki desain yang mirip pisau blender dengan warna two tone. Untuk bagian belakang, cuma ada tambahan lis chrome bagian belakang saja dan tidak ada ubahan lainnya.

Penilaian Desain Eksterior

Veloz : 8

Mobilio RS : 8,5

Dreza : 7,5

Interior

 

Interior Veloz terlihat cukup segar. Aplikasi panel berwarna piano black membuatnya ekslusif dan headunit baru membuatnya lebih canggih. Speedometer berwarna kebiruan membuatnya terlihat berbeda dibanding pendahulunya yang berkesan sederhana. Hanya saja, sedikit monoton.

Suzuki Ertiga Dreza terlihat lebih mewah dengan aplikasi audio layar sentuh terbesar dikelasnya dan aplikasi wooden panel. Corak jok juga berbeda sehingga berkesan hangat.

Lalu, dasbor New Mobilio RS mirip dengan Honda Jazz dan BR-V. Desainnya lebih baik dibanding yang lama. Penerapan AC digital membuatnya satu-satunya dan pertama di LMPV yang mengadopsi teknologi tersebut ditambah dengan adanya fitur auto ac pada mobil tersebut. Speedometer kini memiliki tampilan yang mirip kepunyaan honda BR-V. Jok kursi kini memiliki jahitan warna orange sehingga terlihat sporty dan memiliki headrest yang terpisah untuk bagian depan. Untuk sektor audio juga memiliki peningkatan dari segi layar dan jumlah speaker.

Penilaian Desain Interior

Veloz : 8

Mobilio RS : 8

Dreza : 8,5

Akomodasi

Kabin LMPV

 

Akomodasi ketiga LMPV ini terbilang mirip dan nyaman untuk ukuran orang Asia. Mobilio unggul tipis dari veloz. Row ketiga Mobilio lebih lega dari Veloz dan Dreza. Avanza Veloz bukannya sempit, namun row ketiganya memang tak selega Mobilio RS. Sedangkan Ertiga Dreza hanya kalah tipis dari Veloz dan Mobilio RS.

Penilaian Akomodasi

Mobilio RS : 8,5

Veloz : 8

Dreza : 8

Performa Mesin

Mobilio RS menggunakan mesin berkode L15Z1 dengan I-VTEC berkapasitas 1.500 cc yang menghasilkan tenaga hingga 118 dk dan torsi hingga 145 Nm, ia menggunakan mesin dengan tenaga terbesar disini. Grand New Veloz telah berevolusi dengan digunakannya mesin berkode 2NR-FE berteknologi Dual VVT-i yang menghasilkan tenaga hingga 104 dk dan 136 Nm. Torsinya kini diraih 200 rpm lebih rendah dari sebelumnya menjadi 4.200 rpm. Dreza menggunakan mesin berkode K14B berteknologi VVT yang menghasilkan tenaga lebih kecil 3 dk dibanding pendahulunya menjadi 92 dk namun torsinya tetap sama, 130 Nm. Mobilio RS menggunakan transmisi CVT, sedangkan Veloz dan Dreza masih mengandalkan transmisi otomatik konvensional 4-speed.

Penilaian Performa Mesin

Mobilio RS : 9

Veloz : 8

Dreza : 7

Fitur

 

Fitur ketiga LMPV ini serupa dan lengkap.  Untuk Mobilio RS facelift telah unggul pada sistem AC karena sudah mengadopsi sistem digital dan auto ac, ditambah hadirnya  VSC dan HSA (hanya tipe CVT)  membuat fitur di mobil ini semakin lengkap . Dreza unggul di sistem audio karena menggunakan headunit touch screen berukuran 9 inci bersistem Android. Sedangkan Veloz unggul pada fitur safety seperti ISOFIX dan passenger seatbelt warning.

Sisanya ketiga LMPV tersebut memiliki fitur yang hampir serupa misal double blower, audio steering switch, ABS, EBD, dual airbags dan lain-lain, namun kini hanya Veloz saja yang memiliki projector headlamp.

Penilaian Fitur

Mobilio RS : 9

Veloz : 9

Dreza : 9

Kesimpulan

Kehadiran Dreza cukup membuat persaingan di LMPV semakin panas. Dreza mendobrak dengan head unit canggih, nyaman, dan interior mewah serta kembalinya fitur lama yaitu ABS dan EBD yang sempat absen di New Ertiga.

New Mobilio RS hadir dengan tampilan yang lebih fresh, performa unggul, AC digital ,akomodasi lega dan fitur safety yang lengkap. Sayang joknya yang tipis mengurangi kenyamanan penumpang.

Grand New Veloz hadir dengan fitur safety yang lengkap, mesin bertenaga, dan value yang bagus. Harganya juga paling murah yakni di kisaran Rp 215 jutaan. Sementara itu Mobilio dikisaran Rp 220-230 juta dan Dreza di kisaran Rp 230 jutaan. Namun anda harus ingat bahwa ini tetaplah sebuah LMPV yang tak lepas dari berbagai image buruk seperti build quality, material body yang cenderung tipis, dan sangat banyak di jalanan.

Mobilio masih unggul menurut kami. Meski perolehannya sangat tipis atas Veloz dan Dreza dengan performa, handling juara, serta kelapangan ruang yang diberikannya, namun secara value terutama orang Indonesia, Veloz lebih menarik karena fitur yang cukup lengkap dengan harga yang cukup terjangkau. Lalu, Dreza unggul secara kenyamanan suspensi, jok lebih tebal, serta build quality jempolan. Namun, desain dari Dreza yang kontroversial membuat ia susah diterima dalam waktu singkat. Tetapi, cobalah lihat langsung Dreza. Percayalah, fascianya tak seaneh yang anda bayangkan, kok! Bagaimana menurut anda? Sampaikan di kolom komentar.

About Hanif Mulia Ramadhan 90 Articles
Seorang remaja tanggung yang sangat menyukai dunia otomotif sejak kecil dan bercita cita ingin menjadi desainer mobil. Sangat suka dengan mobil - mobil jdm yang sporty dan american muscle yang gagah.