Komparasi : Sienta vs Kijang Innova vs Avanza Veloz

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com -Awalnya, Toyota hanya memiliki satu model MPV yaitu Toyota Kijang yang bertransformasi menjadi mobil keluarga atau MPV pada tahun 1986 kemudian disusul sang adik yakni Toyota Avanza pada tahun 2003, dan kini pengisi celah antara Kijang Innova dan Avanza sudah hadir yaitu Toyota Sienta yang baru diluncurkan pada bulan ini. Apakah, ketiga mobil tersebut dapat memikat hati para konsumen?

Untuk membuktikannya, kami akan membandingkan tiga MPV keluaran Toyota, yaitu Toyota Grand New Veloz, Toyota Sienta dan Toyota All New Kijang Innova. Agar lebih tepat, maka kami membandingkan dari tipe Veloz 1.5 A/T, Sienta V CVT dan Innova 2.0 G A/T karena dari segi harga tiga mobil tersebut tidak terlalu jauh perbandingannya. Tentu kami paham dengan pepatah “ada harga, ada rupa”, maka dari itu kami tak akan menentukan pemenang di komparasi kali ini. Mari disimak.

Desain Eksterior

saiext

Urusan eksterior, mari kita mulai dari Sienta dulu. Sebenarnya cantik dengan lengkungan-lengkungan yang seksi serta aksen hitam yang bikin tampilan mobil ini terlihat stand out. Tapi, sebagian orang bilang jelek, tapi itu hanya masalah selera.

Pilar A dicat hitam membuat atapnya terlihat seperti melayang. Sudah ada DRL LED yang berbentuk bumerang terpasang di lampu depan. Lampu depan tersebut seperti disambungkan dengan foglamp dengan adanya panel hitam metalik.

Di kubu lain, Grand New Veloz hadir dengan aroma sporty yang mencuat di depan yang sepintas mengingatkan kita dengan Toyota Vios. Aplikasi headlamp projector kian menambah unsur sporty. Bagus memang, tetapi desain luar Veloz ini bukan selera banyak orang terutama bagi mereka yang menyukai desain elegan.

Ke belakang, aplikasi reflektor dan lampu baru membuatnya lebih segar dan backdoor handle juga diperbaharui desainnya. Peleknya juga baru dengan aksen two tone yang berbentuk ‘pisau blender’ yang sedang ngetren saat ini.

All New Kijang Innova memiliki desain yang fresh dan cukup sporty. Kini ia tampil dengan desain yang agak mengotak dan banyak lekukan tajam khas bahasa desain keen look. Di bagian depan, ia punya grill trapezodial yang sepintas mirip dengan desain Yaris lele. Di bagian samping, guratan bodynya masih mirip Innova lama, namun dengan penyegaran di beberapa garis bodi.

Masuk ke bagian belakang, saatnya kita bersedih. Desainnya aneh, lampu belakangnya seperti taring, mirip Honda HR-V pula dan reflektor yang memanjang membuatnya terlihat agak canggung. Syukurlah, roof spoiler sudah tersedia disini.

Desain Interior

saiint

Desain interior Toyota Sienta menjadi yang paling unik disini. Guratan-guratan desain nyeleh di eksteriornya itu pun turut menjalar ke interiornya. Di varian V CVT, interior Sienta mengadopsi warna hitam dengan jok fabric berwarna coklat tua. Desain pengatur AC Digitalnya terlihat cukup menarik dan berbeda dari versi Jepang. Speedometernya memang terletak agak tinggi dan posisinya mirip dengan Honda Freed.

Keuntungan dari posisi speedometer ini adalah pengemudi tidak perlu menoleh terlalu banyak karena posisinya cenderung lurus dengan pandangan pengemudi. Karena ini varian V, maka kolom setirnya pun polos tanpa adanya fitur steering switch control. Overall, desain interior Sienta juga sama seperti desain eksteriornya yang mengundang perdebatan antara love dan hate.

Interior Innova memiliki desain yang jauh lebih dewasa dan aman ketimbang Sienta V. Desainnya terlihat mengalir dari kanan ke kiri. Walaupun menjadi entry level dikeluarga Innova, namun pemandangan yang disajikan sedikit lebih baik dari Sienta. Ini semua berkat audio steering switch yang sudah hadir disini, begitu pula dengan audio touchscreen.

Sayangnya, tombol pengaturan AC nya masih mengadopsi model “putaran kompor gas” yang sedikit mengurangi poinnya itu. Jok Innova G juga masih fabric dan uniknya memiliki warna yang sama dengan kepunyaan Sienta V. Speedometer Innova G belum mengadopsi model TFT sehingga desainnya sangat biasa, bahkan cenderung konservatif.

Toyota Avanza Veloz 1.5 A/T menjadi flagship dipertarungan ini. Maka dari itu, audio steering switch dan headunit layar sentuh sudah hadir disini. Yang cukup disayangkan adalah belum hadirnya AC digital di keluarga Avanza. Padahal rivalnya, Honda Mobilio sudah mengadopsi fitur ini mulai dari type S.

Aksen piano black membuat desainnya berkesan eksklusif. Walau begitu, aksen silver menurut kami justru menimbulkan kesan norak dan berlebihan. Speedometer Veloz A/T memiliki kombinasi warna yang menarik, walau sedikit berlebihan. Fitur TFT juga belum hadir disini. Veloz harus mengalah dari yang lain karena desain interiornya itu sudah mulai termakan usia.

Akomodasi

saikabin

Berbicara soal akomodasi baik Avanza Veloz, Sienta maupun Innova memiliki daya tampung tujuh hingga delapan penumpang. Dalam hal akomodasi daya angkut memiliki kriteria penilaian yang paling rendah karena masing masing kontestan memiliki daya angkut yang hampir sama. Tetapi dalam hal ini, akomodasi adalah volume bagasi, kenyamanan penumpang, dan kelegaan kabin menjadi poin yang sangat penting dalam penilaian ini.

Pertama untuk Avanza Veloz, mobil ini cukup baik secara daya angkut, terlebih pembeli mobil ini di dominasi oleh pembeli dengan kategori operasional perusahaan. Baris kedua dapat dimuati oleh penumpang dewasa dengan cukup lega secara legroom maupun headroom, tetapi pada baris ketiga mobil ini tidak akan nyaman jika penumpangnya memiliki tinggi badan diatas 160 cm.

Untuk bagasi belakang jika semua bangku dalam keadaan terpasang maka bagasinya akan sangat sempit walaupun sudah dilengkapi cargo net. Metode pelipatan bangku mobil ini menghadap kedepan dengan metode split 50 : 50 jadi di baris ketiga bangku nya dapat dilipat secara terpisah.

Jika Avanza Veloz terlihat kurang fleksibel untuk soal akomodasi, mungkin sienta bisa menjadi solusi. Mengapa? Pertama, karena dimensi nya sedikit lebih besar dibanding Avanza, selain itu untuk bangku baris ketiga nya Sienta memiliki akomodasi yang lebih baik untuk urusan legroom dan headroom karena memiliki lantai yang lebih rendah dan memiliki dimensi lebih tinggi dan panjang.

Tapi, apa keistimewaan Sienta dibanding Avanza? Rupanya ada pada metode pelipatan bangkunya yang dilipat secara rata sehingga dapat meningkatkan akomodasi bagasi yang lebih memadai dan juga Sienta juga jauh lebih fleksibel dan praktis dibandingkan Avanza. Hal tersebut juga ditunjang dengan adanya dua pintu geser elektrik yang mampu memberi nilai lebih untuk akomodasi pada mobil ini.

Lain halnya dengan Toyota Kijang Innova, dia merupakan kontestan dengan tubuh terbesar dalam komparasi ini. Dalam hal kelapangan kabin ia adalah juaranya karena memiliki kabin yang sangat lapang dan nyaman jika diduduki oleh orang dewasa.

Sayangnya, walaupun kabinnya sangat lapang tetapi mobil ini memiliki lantai yang sangat tinggi karena ia adalah mobil berpenggerak roda belakang dengan sasis tangga sehingga sedikit mengurangi akomodasi walaupun tidak dapat dirasakan.

Pelipatan bangku baris dua menghadap kedepan dengan satu tombol dan pelipatan baris ketiga dilipat ke samping tetapi jauh lebih praktis karena hanya dengan satu tangan dan dibantu oleh pegas. Saat ketiga baris dalam keadaan tersusun mobil ini memiliki volume bagasi yang tergolong baik dan sebuah koper masih dapat disimpan di bagian paling belakang.

Secara keseluruhan Avanza harus mengalah dengan Sienta maupun Innova. Tetapi untuk soal akomodasi secara kepraktisan Sienta adalah juaranya karena faktor mobil penggerak roda depan dan juga mobil ini memiliki lantai rendah sehingga akomodasi yang di dapat menjadi jauh lebih baik. Sementara untuk Innova ia memiliki kabin yang lapang dan lega sehingga penumpang dapat lebih leluasa berada di kabin. Dalam urusan akomodasi Sienta menjadi juara dalam pertarungan ini lalu disusul oleh Innova dan Avanza.

Fitur

Untuk fitur tertentu hampir semua kontestan baik Veloz, Sienta V, dan Kijang innova G A/T sudah memiliki fitur keselamatan standar yang hampir sama seperti dua buah airbag, ABS, EBD. Selain itu, fitur setir multifungsi juga sudah menjadi standar pada ketiga kontestan ini. Tetapi untuk fitur keselamatan seperti rem cakram 4 buah hanya tersedia pada Sienta saja.

Sienta saat ini boleh percaya diri karena diantara semua kontestan ia merupakan kontestan dengan fitur terlengkap selain dua pintu geser elektrik, mobil ini juga sudah memiliki AC digital dengan climate control yang terlihat rapi pada instrumen tengahnya. Selain itu, fitur start stop juga sudah menjadi fitur standar untuk Sienta tipe V. Untuk audio nya, mobil ini sudah menggunakan monitor tujuh inci yang sudah mendukung internet, Wi-Fi dan mirrorlink.

Untuk Avanza Veloz 1.5, fiturnya tergolong biasa saja untuk sebuah mobil dengan predikat tipe yang termahal. Lihat saja, mobil ini belum dilengkapi oleh AC digital dan interior nya sangat biasa saja, juga fiturnya terlihat sangat membosankan jika dibandingkan baik oleh Sienta maupun kompetitor yang setara.

Tetapi mobil ini sudah dilengkapi monitor audio tetapi minim teknologi, MID untuk konsumsi bahan bakar dan eco mode yang sangat membantu pada kemacetan, selain itu, mobil ini sudah memiliki setir multifungsi yang sudah dibalut kulit yang mampu meningkatkan kemewahan berkendara.

Lain halnya dengan Innova G, ia tidak berbeda jauh dengan Veloz tetapi fitur pada mobil ini sedikit lebih baik dibandingkan Veloz yang tergolong sangat standar.

Wajar saja, karena Innova G kali ini diplot sebagai entry level oleh Toyota, walaupun begitu mobil ini memiliki fitur yang tergolong cukup untuk sebuah MPV. Sebut saja ia sudah memiliki fitur mode berkendara baik power dan eco mode yang dimana berfungsi untuk memanipulasi respons mesin terhadap ECU dan mobil ini sudah dilengkapi pengaturan setir tilt dan teleskopik, serta MID yang sudah cukup informatif walaupun ia masih memiliki layar yang kecil dan monokrom.

Performa Mesin

Toyota Sienta V menggunakan mesin baru Toyota berkode 2NR-FE. Mesin ini mampu menghasilkan output tenaga sebesar 107 hp dan torsi 140 nm. Memang masih kalah besar soal tenaga jika dibandingkan dengan Freed. Namun, untuk teknologi transmisi, Sienta lebih unggul dengan teknologi CVT 7-speed Sport Sequential Shiftmatic untuk varian bertransmisi otomatis.

All New Kijang Innova G A/T memakai mesin lama berkode 1TR-FE. Namun, agar lebih advanced, mesin ini dipasangkan teknologi baru Toyota yakni Dual VVT-i. Mesin berkapasitas 2.000 cc ini mampu memproduksi tenaga hingga 139 hp dan torsi 183 Nm. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi otomatis 6-speed sport sequential yang membuatnya harus berbagi poin dengan Sienta yang memiliki transmisi lebih advanced.

Veloz 1.5 A/T memakai mesin baru yang memiliki kode 2NR-FE. Meski berkode sama, desain ruang mesin dan output tenaganya juga berbeda walau tidak terlalu jauh. Jika tenaga Sienta 107 hp, Veloz hanya mampu dengan 104 hp saja. Begitu pula dengan torsi yang lebih kecil 4 Nm dari Sienta. Perbedaan mesin lama dengan mesin baru milik Veloz hanyalah torsi yang dicapai di putaran lebih rendah 200 rpm.

Veloz hanya memakai transmisi otomatis 4-speed konvensional saja. Maka dari itu, lagi-lagi ia harus mengalah dari yang lain dalam urusan dapur pacu.

Harga

Untuk komparasi spesial ini, tentu harga tak dapat digunakan sebagai pembanding. Sehingga berikut kami sajikan saja harga ketiga mobil ini (khusus tipe yang kami komparasikan).

 

Transmisi Sienta V Avanza Veloz 1.5 Kijang Innova G Bensin
Manual Rp 257 juta Rp 220,2 juta Rp 288,9 juta
Otomatis Rp 275 juta Rp 232 juta Rp 309,1 juta

Kesimpulan

Kehadiran Sienta sepertinya akan mengancam pasar Avanza Veloz dan juga Innova G A/T. Bagaimana tidak? Toyota Sienta tidak hanya mengandalkan nama Toyota saja, tetapi mobil ini memiliki fitur yang tergolong pas dan memiliki harga yang tergolong kompetitif jika dibandingkan Innova maupun Veloz. Walaupun kami akui, desain nya yang ikonik tersebut bukan selera kebanyakan orang. Tetapi dengan segala pertimbangan Sienta V sangat layak dibeli karena memiliki harga dan fitur yang cukup sebanding. Selain itu, jangan lupa image mobil JDM alias Japanese Domestic Market akan meningkatkan status pengendara mobil ini dan akan terlihat lebih trendy terlebih desain yang ikonik ini sebenarnya membawa aroma keceriaan pada penggunanya lewat desain dan warna mobil ini.  

Innova G lebih unggul dalam kenyamanan dan kepraktisan serta nama besar Kijang yang memiliki sejarah yang sangat kuat di tanah air. Sementara Veloz memiliki keunggulan pada keheningan kabin dan harga jual kembali yang sangat baik.

About AutoPlusID 5 Articles
Profile ini ditujukan untuk artikel yang ditulis oleh banyak penulis AutoPlusID atau kolaborasi.
  • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

    Gk ada calyanya?? Wkwk