Nissan Perkenalkan Teknologi E-Power

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Jakarta, 15 Agustus 2017 – PT. Nissan Motor Indonesia menekankan visi Nissan
Intelligent Mobility di GIIAS 2017 melalui beragam kegiatan interaktif termasuk melalui kehadiran model Nissan pertama yang menggunakan inovasi drivetrain e-POWER, yaitu Nissan Note e-POWER.

Sistem penggerak listrik e-POWER, yang baru dan inovatif ini menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasi di bawah arahan visi Nissan Intelligent Mobility yang berfokus pada Intelligent Driving, atau bagaimana kendaraan masa depan ditenagai. Fokus ini menjadi salah satu dari tiga pilar utama dalam Nissan Intelligent Mobility

Sistem penggerak e-POWER berasal dari teknologi kendaraan listrik Nissan yang sudah menerima penghargaan pada Mobil Electric Vehicle terlaris di dunia yang ditanamkan pada mobil listrik Nissan, seperti Nissan LEAF, dengan penjualan lebih dari 277.000 unit sejak tahun
2010.
Sama dengan Nissan LEAF, sistem Nissan e-POWER menggerakkan roda kendaraan menggunakan motor listrik yang juga didukung oleh baterai lithium-ion on-board. Namun, tidak seperti kendaraan listrik biasa, teknologi Nissan e-POWER tidak membutuhkan charger eksternal, melainkan menggunakan mesin bensin berukuran kecil untuk mengisi daya baterai ketika mobil sedang dikendarai. Mesin bensin tidak menggerakan roda kendaraan dan beroperasi hanya jika dibutuhkan, melalui sistem kerja seperti ini menghasilkan efisiensi bahan bakar yang optimal. “Nissan e-POWER menjadi solusi inovatif dalam ranah elektrifikasi di pasar yang kini sedang berkembang,” ujar Eiichi Koito, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia.

“Nissan semakin mengukuhkan standar kendaraan listrik yang sudah
diproduksi secara massal melalui LEAF dan e-POWER – sebagai jembatan yang ideal
antara mobil bensin/diesel konvensional dengan kendaraan listrik utuh.” “Nissan e-POWER hanya menggunakan motor listrik dengan output bertekanan tinggi dan tidak menggunakan mesin bensin  untuk menggerakkan roda mobil. Pengemudi dapat menikmati ketenangan dan keheningan akan suara mesin, torsi yang instan dan kelancaran performa sebuah kendaraan listrik, tanpa harus khawatir dengan pengisian baterai,” Ucapnya.

Sistem E-Power ini baru tersedia pada Nissan Note dan mobil ini merupakan mobil percontohan dari Nissan E-Power di seluruh Dunia dan diharapkan Teknologi ini juga nantinya di terapkan di Indonesia, seiring dengan pengembangan infrastruktur terhadap mobil elektrik di Indonesia.

Pada artikel selanjutnya kami akan menyajikan bagaimana cara kerja Nissan E Power yang diterapkan pada Nissan Note.

About Reyhan Apriathama 89 Articles
Seorang Test Driver penggemar yang suka dengan German Engineering dan masih berstatus single. Suka banget sama SUV dan Double Cabin apalagi buat kepentingan roadtrip.